Blog
Blog APTIKA DISKOMINFOSP KUTIMOperational Check List SI APTIKA KUTIM
5
Pelayanan pemerintahan bukan sekadar layanan yang secara teknis dapat difungsikan, namun layanan yang Sumber Daya Manusia pada perannya masing-masing berfungsi. Aktor Supervisi merupakan aktor kunci dalam menggerakkan Sumber Daya Manusia pada perannya masing-masing. Lumrahnya hal tersulit adalah operasional perdana digitalisasi pemerintahan. Saat operasional telah dapat berjalan sempurna untuk pertama kali, maka beban tersulit kedua adalah serangkaian tindak lanjut Aktor Supervisi untuk menjamin pelaksanaan operasi digitalisasi pemerintahan berjalan, memiliki mekanisme pemantauan yang legal/sifatnya tidak melawan hukum pidana/perdata, serta terevaluasi bersama semua peran yang terlibat secara berkala.
Prosedur Ringkas Penggarapan Kebijakan, Juklak, dan Juknis Cakupan IT
68
Tata Kelola Teknologi Informasi (IT Governance) telah menjadi fondasi utama keberhasilan organisasi. Agar implementasi IT berlangsung secara transparan, inklusif, adil, efektif, aman, dan sejalan dengan tugas dan fungsi masing-masing perangkat pemerintah dan unitnya, diperlukan tiga pilar dokumen penting: Kebijakan, Prosedur, Petunjuk Pelaksanaan (Juklak)/Petunjuk Teknis (Juknis). Ketiganya saling melengkapi, membentuk struktur hierarkis dari level strategis hingga operasional, serta menjadi pedoman dalam pengelolaan IT yang memadai.
Cashless, Dampak Positif, Risiko dan Mitigasi
138
Di sejumlah negara, telah melakukan implementasi cashless atau non tunai untuk transaksi, bahkan hingga Tuna Wisma, Gelandangan, dan Pengemis jika hendak mendapatkan pemasukan, harus menggunakan sistem elektronik. Ini merupakan fenomena transformasi digital yang masif. Banyak dampak negatif pembayaran tunai yang ditanggulangi atau termitigasi, namun tidak sedikit pula risiko yang muncul akibat implementasi transaksi non tunai. Berikut uraian.